Dilansir polhukam.id melalui The Guardian, pada Jumat, 12 Januari 2024, dikabarkan militer Inggris dan Amerika Serikat melakukan penyerangan pada militer Houthi di Yaman.
Sejak hari Kamis, 12 Desember 2023, tentara militer Amerika Serikat dan Inggris melakukan pengeboman lebih dari 12 kawasan yang ditempati kelompok Houthi.
Militer Amerika Serikat dan Inggris itu menggunakan rudal Tomahawk dan jet tempur diluncurkan ke kapal perang milik kelompok Houthi, Yaman.
Baca Juga: Jadi Korban Penyerangan KKB di Papua Pegunungan, Satu Prajurit TNI Ditemukan Gugur: Almarhum...
Houthi menyebutkan bahwa mereka tak akan berhenti menyerang Israel sampai Gaza, Palestina mendapatkan bantuan obat dan makanan.
Akan tetapi, serangan Barat beresiko dapat mengubah situasi tegang di Timur Tengah yang membuat Amerika Serikat dan Israel mulai melawan Iran.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Trump Tunda Lagi Serangan ke Iran: Deadline Baru 6 April 2026, Apa Strategi di Balik Perpanjangan 10 Hari Ini?
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang