Pesawat-pesawat tempur itu mensimulasikan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran.
Menurut sebuah pernyataan oleh Pasukan Pertahanan Israel pada hari Rabu (1/5/2022), latihan itu termasuk penerbangan jarak jauh, pengisian bahan bakar di udara dan menyerang target yang jauh.
Manuver udara itu bagian dari latihan tempur yang dinamai Chariots of Fire dan melibatkan hampir semua cabang IDF.
Latihan telah berfokus pada simulasi perang di perbatasan utara Israel, termasuk melawan kelompok teror Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon.
Menurut berita Channel 13, Angkatan Udara AS berfungsi sebagai kekuatan pelengkap dengan mengisi bahan bakar pesawat selama latihan.
IDF tidak mengonfirmasi laporan itu. Demikian pula, Komando Pusat AS mengatakan tidak ada keterlibatan langsung militer AS dalam latihan itu.
Artikel Terkait
Obama Bongkar Rahasia di Balik Ambisi Perang Netanyahu: Hasutan ke AS yang Berujung Petaka di Selat Hormuz
Iran Guncang Dunia! Aturan Baru Selat Hormuz: Kapal Asing Wajib Izin Khusus, Siap-siap Kena Dampak?
Iran Bantah Serang UEA, Tapi Beri Peringatan Keras: Jangan Jadi Pangkalan AS-Israel!
Trump Remehkan Iran: Hanya Punya Senjata Mainan, AS Siap Hancurkan Jika Langgar Gencatan Senjata