polhukam.id. Serangan ini dilakukan setelah 9 tentara Turkiye tewas pada hari Jumat di sebuah pangkalan militer di Turki.
Turkiye telah melancarkan serangan udara yang menargetkan militan Kurdi di negara tetangga Irak dan Suriah, kata Kementerian Pertahanan Turki. Ini terjadi sehari setelah serangan terhadap pangkalan militer Turki di Irak yang menewaskan sembilan tentara Turki.
Baca Juga: Polda Sulawesi Tenggara Memecat Anggota Ditpolairud Yang Menembak 2 Nelayan Hingga Tewas
Turkiye sering melancarkan serangan terhadap sasaran-sasaran di Suriah dan Irak yang diyakini berafiliasi dengan Partai Pekerja Kurdistan, atau PKK, sebuah kelompok separatis Kurdi terlarang yang melancarkan pemberontakan melawan Turki sejak tahun 1980an.
Kementerian pertahanan mengatakan pesawat tersebut menyerang sasaran di Metina, Hakurk, Gara dan Qandil di Irak utara, namun tidak menyebutkan secara spesifik wilayah di Suriah. Dikatakan bahwa jet tempur menghancurkan gua, bunker, tempat perlindungan dan fasilitas minyak “untuk menghilangkan serangan teroris terhadap rakyat dan pasukan keamanan kami… dan untuk menjamin keamanan perbatasan kami.” Pernyataan itu menambahkan “banyak” militan “dinetralkan” dalam serangan tersebut.
Pada Jumat malam, para penyerang berusaha menyusup ke pangkalan militer di wilayah semi-otonom Kurdi di Irak utara, menewaskan lima tentara. Empat orang lainnya meninggal kemudian karena luka kritis. Kementerian Pertahanan Turki mengatakan 15 militan juga tewas.
Artikel Terkait
Bunga Kuning Mekar di Makam Gaza: Tanda Alam yang Bikin Haru dan Penasaran, Ini Maknanya!
Momen Terakhir Ali Khamenei Terekam CCTV: Ini Aktivitas yang Dilakukan Sebelum Syahid
Israel Ancam Bunuh Tokoh Iran Lainnya: Target Baru IDF Terungkap!
Trump Tunda Lagi Serangan ke Iran: Deadline Baru 6 April 2026, Apa Strategi di Balik Perpanjangan 10 Hari Ini?