polhukam.id - JUMLAH korban tewas warga Palestina akibat perang antara Israel dan Hamas telah melonjak melewati 25.000 orang.
Hal ini disampaikan Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza pada hari Minggu, sementara Israel mengumumkan kematian seorang sandera lainnya.
Israel tampaknya masih jauh dari mencapai tujuannya untuk membebaskan lebih dari 100 orang lainnya dan menghancurkan kelompok militan Hamas.
Perang telah memecah belah warga Israel, sementara serangan tersebut mengancam akan memicu konflik yang lebih luas yang melibatkan kelompok-kelompok dukungan Iran di Lebanon, Suriah, Irak, dan Yaman yang mendukung Palestina.
Marah terhadap pemerintah Israel dan menuntut pembebasan sandera yang tersisa, kerabat warga mendirikan tenda di luar kediaman Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Yerusalem.
Mereka bersumpah untuk tinggal di sana sampai kesepakatan tercapai.
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!