Menurut analisa Tifa sebagai dokter, Jokowi tidak mungkin terkena alergi setelah pulang dari Vatikan.
Tifa pun menyebut sesungguhnya Jokowi saat ini sedang sakit berat, bukan alergi biasa.
"Sakit kulit hingga peradangan sistemik bahkan sampai diduga dipasang CAPD, sejak dari Vatikan? Memangnya Vatikan sarang penyakit? Umat Katholik datang ke Vatikan untuk mendapatkan ketenangan dan pemurnian jiwa dan raga, pulang dari sana jadi sehat lahir batin, kok orang satu ini malah jadi sakit berat?" ungkap Dokter Tifa dalam cuitannya di Twitter, Senin (23/6/2025).
Karenanya, Dokter Tifa pun mementahkan pernyataan Kompol Syarif soal penyakit Jokowi.
Sebab kata Tifa, tidak ada tokoh lain yang pulang dari Vatikan lalu terkena alergi kecuali Jokowi.
"Menurut saya, pernyataan JW dan ajudannya, harus dikoreksi! Bahaya ini kalau pernyataan ini dibiarkan. Ignasius Jonan dan Natalius Pigai pulang dari sana baik-baik saja. Semua tamu dari mancanegara yang hadir pada pemakaman Paus Fransiscus pulang juga baik-baik saja. Jangan sembarangan sangkutpautkan sakitnya dengan udara dan cuaca Vatikan!" pungkas Dokter Tifa.
Lebih lanjut, Tifa pun menyampaikan analisanya soal penyakit Jokowi.
Katanya, Jokowi mengidap penyakit serius akibat stres berat.
"Sakitnya karena STRES BERAT, memicu sistem Imun dan hormon metabolik mengalami disturbance dan turbulence sehingga porakporanda semua sistem tubuh," cuit Dokter Tifa.
๐๐
Sakit kulit hingga peradangan sistemik bahkan sampai diduga dipasang CAPD, sejak dari Vatikan?
Memangnya Vatikan sarang penyakit?
Umat Katholik datang ke Vatikan untuk mendapatkan ketenangan dan pemurnian jiwa dan raga, pulang dari sana jadi sehat lahir batin, kok orang satuโฆ
Sebelumnya, Dokter Tifa juga mengungkap dugaannya soal alat kesehatan yang terpasang di tubuh Jokowi.
Dokter Tifa rupanya menyoroti tonjolan di balik kemeja Jokowi saat menemui warga yang hendak merayakan ulang tahunnya pada 21 Juni 2025 lalu.
Menurut Dokter Tifa, Jokowi saat ini tubuhnya sudah dipasangi alat bernama CAPD alias Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis yang merupakan alat untuk metode cuci darah melalui rongga perut.
"Kalau melihat dari tanda dan gejala yang sama-sama kita lihat, praktis sejak bulan April 2025 hingga sekarang, dan saya asses adalah Penyakit Autoimun Agresif, maka dugaan saya alat itu adalah CAPD. Ini adalah assessment dari seorang Dokter atas pertanyaan para netizen," tulis Dokter Tifa dalam postingannya di Twitter.
Dalam analisanya itu juga Dokter Tifa menyinggung soal penyakit autoimun yang konon diidap Jokowi.
"Penyakit Autoimun Agresif yang perjalanan penyakitnya kurang dari 6 bulan menuju terminal stage, dengan gejala perubahan kulit yang agresif, gatal luarbiasa, sarkopenia atau otor mengecil dengan cepat menimbulkan kelemahan dan kehilangan berat badan , kerusakan organ-organ agresif terutama ginjal dan sistem imun, antara lain Lupus Nephritis grade IV-V, Rapid Progressive Glomerulonephritis (RPGN), Scleroderma Renal Crisis, yang bisa merusak ginjal dalam hitungan minggu hingga bulan. Sebagai Dokter dan sesama manusia, saya khawatir terhadap kesehatan beliau. Ketika kondisi Autoimun sangat agresif, dan menyerang organ-organ dengan cepat terutama ginjal, maka CAPD sama sekali tidak mendukung," kata Dokter Tifa.
๐๐
Pertanyaan netizen:
"Doktif, yang di perut pak JW itu alkes apa?"
Kalau melihat dari tanda dan gejala yang sama-sama kita lihat, praktis sejak bulan April 2025 hingga sekarang, dan saya asses adalah Penyakit Autoimun Agresif, maka dugaan saya alat itu adalah CAPD.
Ini adalahโฆ pic.twitter.com/A7Xbk6n6Cz
Sumber: Tribun
Artikel Terkait
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan
Viral! Akun X Jepang Salah Sangka, Rumah Jokowi Dikira Rumah Angker Buat Uji Nyali