POLHUKAM.ID - Kepala Kanwil Kemenag NTB Zamroni Aziz akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka usai videonya melempar mikrofon saat pelantikan pejabat Kemenag Dompu viral di media sosial.
Dalam video berdurasi 53 detik yang beredar luas, Zamroni mengaku khilaf dan menyebut insiden tersebut murni kesalahan pribadi.
Zamroni menegaskan tidak ada maksud lain selain spontanitas yang keliru.
"Assalamualaikum, saya atas nama pribadi meminta maaf atas beredarnya potongan video. Kepada seluruh masyarakat Indonesia dan khususnya warga Nusa Tenggara Barat," ucap Zamroni dalam pernyataannya dikutip dari iNews Lombok, Senin (22/9/2025).
Sebelumnya, peristiwa lempar mikrofon itu terjadi saat pelantikan pejabat Kemenag di Dompu pada Jumat (20/9/2025). Video berdurasi 28 detik tersebut menampilkan saat Zamroni melemparkan mikrofon.
Meski permintaan maaf telah disampaikan, Kementerian Agama RI disebut tengah mengkaji apakah diperlukan evaluasi internal. Sumber internal menyebutkan, insiden seperti ini berpotensi memengaruhi citra lembaga.
Karena itu, penguatan etika dan pengendalian diri bagi pejabat publik dinilai penting agar kejadian serupa tidak terulang. Evaluasi juga bisa menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Kemenag dalam menjaga integritas.
Usai video permintaan maaf beredar, sejumlah tokoh agama di NTB berharap peristiwa ini menjadi pelajaran agar pejabat publik lebih berhati-hati dalam bersikap. Beberapa organisasi masyarakat juga meminta agar kasus tersebut tidak berlarut, mengingat Zamroni sudah secara terbuka mengakui kesalahannya
Sumber: inews
Artikel Terkait
Investasi Strategis PT Metro Timur Indonusa: Mengapa Startup Gagal Meski Produknya Bagus?
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!