POLHUKAM.ID - Mundurnya Ade Armando dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi sorotan tajam Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno. Langkah ini dinilai sebagai konsekuensi dari kontroversi yang terus membayangi tokoh tersebut.
Adi Prayitno menilai bahwa pernyataan-pernyataan Ade Armando belakangan ini kerap memicu polemik di ruang publik. Hal ini dinilai berpotensi besar merusak elektabilitas partai yang saat ini dipimpin oleh Kaesang Pangarep.
"Ini menjadi pelajaran penting bahwa setiap pernyataan yang bersinggungan dengan isu agama atau identitas sangat sensitif dan berbahaya," ujar Adi melalui kanal YouTube pribadinya, Kamis, 7 Mei 2026.
Menurut pengamat politik tersebut, isu sensitif seperti ini bisa menimbulkan efek bola salju atau snowball effect. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga meluas ke citra politik partai tempat tokoh tersebut bernaung.
Artikel Terkait
JIKA TEDDY DIAM, PUBLIK BERHAK PERCAYA TUDUHAN AMIEN RAIS? FAKTA DI BALIK BUNGKAMNYA SESEKAB
Jaksa Gagal Pidanakan Roy Suryo? Ijazah Asli Jokowi Jadi Biang Kerok Kasus Pencemaran Nama Baik
Terungkap! Operasi Senyap Super Tanker Iran di Perairan Indonesia Bikin Geopolitik Dunia Panas
Sri Bintang Pamungkas Bongkar Isi Rumah Prabowo di Hambalang: Isinya Cowok Ganteng?