POLHUKAM.ID - Kasus pencabulan yang dilakukan oleh seorang kiai di Pati, Jawa Tengah, akhirnya terungkap. Anshari, pengasuh Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, menggunakan modus keji dengan mengiming-imingi santriwati bahwa hubungan badan dapat menyembuhkan segala penyakit, baik penyakit hati maupun fisik.Dewi Intan, perwakilan dari Tim Hotman 911, mengungkapkan modus operandi pelaku. Anshari meyakinkan para korban bahwa berhubungan intim dengannya bisa menyehatkan jiwa dan raga. "Waktu awal dia merayu mereka (korban) dengan bilang bahwa hal ini (berhubungan badan) bisa melunturkan semua penyakit yang ada di dalam badan kamu, yaitu dengan berhubungan seperti itu," ujar Dewi, Kamis (7/5).Pengakuan ini disampaikan saat salah satu korban bersama orang tua, penasihat hukum, dan mantan pegawai ponpes menemui pengacara kondang Hotman Paris Hutapea di Kelapa Gading, Jakarta Utara. "Menghilangkan semua penyakit, penyakit hati, penyakit segala-gala dan yang ada di dalam tubuh dia (korban)," lanjut Dewi menirukan bujuk rayu pelaku.Jika korban berani menolak ajakan bejat tersebut, kekerasan fisik pun menjadi ancaman nyata. Pelaku tidak segan memukul kepala santriwati yang membangkang. "Kalau misalnya mereka menolak, itu biasanya juga sesekali dilakukan kekerasan dengan memukul kepala, betul?" tanya Dewi kepada korban yang dijawab dengan anggukan.Tidak hanya kekerasan, Anshari juga dengan mudah mencari santriwati pengganti jika ada yang menolak ajakannya. Praktik bejat ini terus berlangsung bertahun-tahun secara bergilir. "Jadi seperti itu, terus bergilir selama bertahun-tahun," ujarnya.Hotman Paris mengungkapkan bahwa cerita korban sangat vulgar jika dijabarkan secara detail. Pihaknya hanya menyampaikan inti perbuatan cabul yang dialami. Menurut pengakuan korban, aksi bejat ini berlangsung selama tiga tahun. Para korban enggan bersuara karena takut mendapat perlakuan kasar. "Dia juga melihat sering cewek gonta-ganti. Gonta-ganti anak-anak santri di sana, dan juga kalau kamu berhalangan selama 3 tahun itu (gonta-ganti santriwati)," jelas Hotman.Pelarian Anshari akhirnya berakhir. Sempat buron dan memutus komunikasi, Tim Satreskrim Polresta Pati berhasil membekuk pelaku kekerasan seksual di wilayah Wonogiri. Kapolresta Pati Kombes Jaka Wahyudi mengkonfirmasi keberhasilan timnya. Anshari ditangkap di daerah perbatasan Jawa Timur setelah mangkir dari panggilan penyidik. Penangkapan ini menjadi titik terang bagi kasus kekerasan seksual yang meresahkan masyarakat.
Artikel Terkait
Bakom RI Gandeng 21 Homeless Media: Strategi Baru Jangkau 100 Juta Audiens Digital
Profil Letjen Robi Herbawan: Jenderal Kopassus Eks Ajudan Prabowo Resmi Jabat Kabais TNI
10 Kali Cabuli Santriwati, Oknum Kiai Ponpes di Pati Ini Akhirnya Dibekuk di Wonogiri
Buronan Kiai Cabul Puluhan Santriwati di Pati Akhirnya Dibekuk, Sempat Kabur ke Jakarta!