Dalam berbagai dokumen publik, termasuk laman resmi Pemerintah Kota Surakarta, disebutkan Gibran bersekolah di SMP Negeri 1 Solo, kemudian Orchid Park Secondary School Singapura, dan melanjutkan ke program persiapan universitas di UTS Insearch, Sydney, sebelum kuliah di University of Technology Sydney.
KPU saat pendaftaran Pilpres 2024 juga telah memverifikasi dokumen administrasi pencalonan Gibran, termasuk ijazahnya.
Hingga kini tidak ada catatan resmi bahwa ijazah yang diajukan dinyatakan tidak sah oleh lembaga berwenang.
👇👇
@gibran_tweet lulusan SD
Pak @prabowo gmn nih https://t.co/3s3OZVKhwZ
Nemu seperti ini di FB pic.twitter.com/9a8MAOwl1c
Waduhh...
Bagaimana cerita ini ?
Berarti cuma lulusan SD doank donk? pic.twitter.com/i8QpUOGHG5
Kasihan banget gibran
Setelah terbongkar ijazah SMA gibran cuma sebatas surat keterangan penyetaraan bimbel str sma .
Kmn dia pergi untuk kunjungan daerah malah diusir untuk tdk boleh datang lagi didaerah itu spt yg di Bali 😂 pic.twitter.com/VQ92czJdUT
Sumber: SuaraNasional
Artikel Terkait
Investasi Strategis PT Metro Timur Indonusa: Mengapa Startup Gagal Meski Produknya Bagus?
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!