Mori Hanafi menyoroti pembangunan Bendungan Tanju di NTB yang disebut menelan biaya lebih dari Rp1 triliun. Meski anggaran fantastis telah dikeluarkan, bendungan ini belum bisa dimanfaatkan dan masih terkendala masalah agraria.
"Di Bendungan Taju... bayangkan, kita keluar duit Rp1 koma sekian triliun. Ada dua bendungan, sampai sekarang enggak bisa dipakai dan tanahnya bermasalah," ungkapnya.
Usulan ke Depan: Pembangunan Harus Komprehensif dan Multifungsi
Ke depan, Mori meminta pemerintahan mendatang lebih selektif dalam membangun bendungan. Biaya pembangunan yang sangat mahal harus diimbangi dengan perhitungan manfaat yang komprehensif.
Ia mengusulkan agar pembangunan bendungan tidak hanya untuk irigasi, tetapi juga dikaitkan dengan berbagai fungsi lain seperti:
- Pengendalian banjir
- Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM)
- Pengembangan perikanan
- Pariwisata
"Kalau cuma dibangun bendungan dan jaringan irigasinya bayangkan habis berapa uang [APBN] kita?" pungkas Mori Hanafi menutup kritiknya.
Artikel Terkait
Impor 105.000 Mobil India Ditolak! Gaikindo Bongkar Fakta Kapasitas Pabrik Lokal yang Mampu Penuhi Proyek Rp24,6 T
Gaikindo Bongkar Fakta Mengejutkan: Impor 105.000 Mobil India, Padahal Pabrik Lokal Mampu Penuhi!
Gaikindo Geger! 105.000 Mobil India Mau Masuk, Padahal Pabrik Lokal Mampu Penuhi?
Impor 105.000 Mobil India Ditolak! Gaikindo Bongkar Fakta Kapasitas Pabrik RI yang Mubazir