Gaikindo Bongkar Kontroversi Impor 105.000 Mobil India: Kapasitas Lokal Mencukupi, Lalu Mengapa?

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 20:50 WIB
Gaikindo Bongkar Kontroversi Impor 105.000 Mobil India: Kapasitas Lokal Mencukupi, Lalu Mengapa?

Gaikindo Pertanyakan Rencana Impor 105.000 Mobil India, Kapasitas Produksi Lokal Mencukupi

Industri otomotif nasional, melalui Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), mempertanyakan rencana impor 105.000 unit kendaraan niaga dari India. Menurut Gaikindo, kapasitas produksi dalam negeri sebenarnya mampu memenuhi kebutuhan proyek tersebut, khususnya untuk segmen kendaraan pick-up.

Kontroversi Proyek KDKMP dan Impor Besar-Besaran

Sorotan ini muncul setelah terungkapnya kontrak pengadaan kendaraan untuk proyek Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) senilai Rp24,66 triliun yang melibatkan dua produsen asal India. Padahal, Indonesia memiliki tujuh pabrik kendaraan niaga yang telah memproduksi model serupa.

Kapasitas Produksi Kendaraan Niaga di Dalam Negeri

Gaikindo mencatat, kapasitas produksi kendaraan roda empat atau lebih di Indonesia mencapai 2,5 juta unit per tahun. Khusus untuk segmen kendaraan komersial kelas menengah ke bawah seperti pick-up, kapasitas produksinya bahkan lebih dari 400.000 unit per tahun.

7 Produsen Kendaraan Niaga Lokal

Tujuh produsen tersebut adalah:

  • PT Suzuki Indomobil Motor
  • PT Isuzu Astra Motor Indonesia
  • PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor
  • PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors)
  • PT Sokonindo Automobile (DFSK)
  • PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN)
  • PT Astra Daihatsu Motor
Halaman:

Komentar