Mengapa Label "Mantan Istri" Sangat Keliru?
Manohara menegaskan bahwa penggunaan istilah 'mantan istri' secara implisit menyiratkan adanya hubungan dan pernikahan yang sah, sukarela, dan dijalani oleh orang dewasa. Padahal, kenyataannya sangat berbeda.
"Ini membingkai ulang situasi paksaan sebagai hubungan yang sah dan mendistorsi realitas dari apa yang sebenarnya terjadi," ungkapnya.
Oleh karena itu, ia secara resmi meminta kepada seluruh pihak, termasuk media massa, editor, penulis, hingga platform digital seperti Google dan Wikipedia, untuk menghentikan penggunaan label tersebut ketika merujuk pada dirinya.
Seruan untuk Jurnalisme yang Etis dan Akurat
"Terus menerbitkan artikel dengan penggambaran yang salah ini bukan hanya tidak akurat, tapi juga merupakan jurnalisme yang tidak etis. Permintaan ini bukan tentang mengungkit masa lalu, ini tentang keakuratan, etika, dan penggunaan bahasa serta konteks yang bertanggung jawab," tulis Manohara.
Ia menekankan bahwa kata-kata memiliki konsekuensi yang besar. "Penggunaan bahasa yang hati-hati itu penting. Para penyintas berhak agar kisah mereka diceritakan dengan jujur dan bermartabat," tutupnya.
Artikel Terkait
Gugatan Ijazah Jokowi di PN Solo: Apa yang Terjadi dan Bagaimana Akhirnya?
Video Call Dewasa Parera 11 Menit Viral: Modus Rekam Diam-diam & Fakta di Balik Klaim Sultan Malaysia
Rahasia Sukses Kirim Barang dari China ke UAE via Laut: Hindari Penundaan & Biaya Tak Terduga!
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB 2026: Apa Arti Presidency for All Bagi Dunia?