Mengapa Label "Mantan Istri" Sangat Keliru?
Manohara menegaskan bahwa penggunaan istilah 'mantan istri' secara implisit menyiratkan adanya hubungan dan pernikahan yang sah, sukarela, dan dijalani oleh orang dewasa. Padahal, kenyataannya sangat berbeda.
"Ini membingkai ulang situasi paksaan sebagai hubungan yang sah dan mendistorsi realitas dari apa yang sebenarnya terjadi," ungkapnya.
Oleh karena itu, ia secara resmi meminta kepada seluruh pihak, termasuk media massa, editor, penulis, hingga platform digital seperti Google dan Wikipedia, untuk menghentikan penggunaan label tersebut ketika merujuk pada dirinya.
Seruan untuk Jurnalisme yang Etis dan Akurat
"Terus menerbitkan artikel dengan penggambaran yang salah ini bukan hanya tidak akurat, tapi juga merupakan jurnalisme yang tidak etis. Permintaan ini bukan tentang mengungkit masa lalu, ini tentang keakuratan, etika, dan penggunaan bahasa serta konteks yang bertanggung jawab," tulis Manohara.
Ia menekankan bahwa kata-kata memiliki konsekuensi yang besar. "Penggunaan bahasa yang hati-hati itu penting. Para penyintas berhak agar kisah mereka diceritakan dengan jujur dan bermartabat," tutupnya.
Artikel Terkait
Hasil Uji Forensik Ijazah Jokowi Terungkap: Ini Kata Labfor Polda Metro Jaya Soal Kertas, Embos, dan TTD
Syekh Ahmad Al Misry Terungkap: Modus Beasiswa, Pelecehan di Tempat Ibadah, dan Penyalahgunaan Ayat
Mata Andrie Yunus Terancam Buta: Benarkah Hanya Dendam Pribadi Seperti Klaim TNI?
Video Viral Zahra Seafood 6 Menit 40 Detik: Fakta Mengejutkan & Bahaya Link Palsu yang Mengintai