Menlu Sugiono: Dunia Semakin Abu-abu, Indonesia Harus Bersiap Masuk Mode Survival
POLHUKAM.ID - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, menyatakan dunia internasional saat ini berada dalam fase yang semakin kompleks, tidak terprediksi, dan penuh dengan dinamika geopolitik yang menciptakan ruang abu-abu. Pernyataan ini disampaikannya dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) di Jakarta Pusat, Rabu (14/1/2026).
Dunia dalam "Ruang Abu-Abu" yang Berbahaya
Sugiono menggambarkan kondisi global saat ini sebagai "ruang abu-abu yang berbahaya", di mana batas antara perdamaian dan perang tidak lagi tegas. Rivalitas kekuatan besar, konflik terbuka, dan krisis multidimensi membuat situasi global sulit dibaca.
Pilihan Jelas: Mode Survival dan Penguatan Ketahanan Nasional
Menghadapi realitas tersebut, Sugiono menegaskan bahwa pilihan Indonesia semakin jelas, yaitu masuk ke dalam mode survival dengan fokus pada penguatan ketahanan nasional secara menyeluruh. Ketahanan ini bukan hanya di bidang pertahanan, tetapi juga meliputi aspek ekonomi, sosial, teknologi, dan diplomasi.
“Dalam situasi ini, negara yang tidak punya strategi akan terseret, dan negara yang tidak punya ketahanan akan menjadi objek,” ujarnya. Indonesia, menurutnya, tidak boleh jatuh ke dalam posisi pasif tersebut.
Artikel Terkait
Makan Bergizi Gratis Berbelatung? 47 Dapur Disetop Operasi, Ini Fakta Mengerikannya
Anies Baswedan Buka Suara Soal Gugatan MK: Akhir Dinasti Politik di Indonesia?
SBY Buka Suara: Mampukah Trump & Khamenei Cegah Perang AS-Iran di 2026?
Fara UIN Suska Riau & Drama Selingkuh: Fakta Mengejutkan di Balik Kasus Kekerasan yang Viral