Berdasarkan informasi di lapangan, insiden berawal ketika korban, seorang pekerja lokal, mencoba mempertanyakan perihal gajinya kepada seorang pengawas TKA asal China. Alih-alih mendapat penjelasan, korban justru mendapatkan pernyataan yang dianggap merendahkan, sehingga memicu emosi.
Situasi memanas dan berujung pada adu fisik antara korban dan pengawas TKA tersebut. Keributan awal sempat mereda setelah dilerai oleh rekan kerja di sekitar lokasi kejadian perkara (TKP).
Korban Alami Luka Serius, Situasi Sempat Memburuk
Akibat kericuhan pertama, seorang karyawan lokal mengalami luka serius pada bagian pundak dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Namun, kondisi kembali memburuk ketika korban dipanggil ke sebuah ruangan yang dikiranya untuk mediasi. Di ruangan tersebut, pekerja lokal ini diduga kembali mengalami tindakan kekerasan.
Kejadian kedua inilah yang memicu kericuhan lebih besar di lingkungan kerja proyek IPIP Kolaka. Polisi kemudian bergerak cepat untuk mengamankan pihak-pihak yang diduga terlibat. Hingga berita ini disusun, dua orang TKA asal China telah ditangkap dan diamankan di Mapolres Kolaka untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Artikel Terkait
Es Gabus Dituduh Pakai Spons, Hasil Lab Bongkar Fakta Mengejutkan! Kapolri & Panglima TNI Didesak Bertindak
Anggaran 2025 Dipakai 2024: Ini Daftar Mengerikan Kerugian Negara dari Proyek Lumbung Pangan
Motor Pemberian Kapolres ke Penjual Es Kue Viral Ternyata Dipakai Anak untuk Ini!
TNI Ganti Rugi Pedagang Es Gabus: Kulkas & Kasur Spring Bed Tiba, Babinsa Kena Hukuman!