“Sehingga total warga yang masih kita cari dari laporan awal yaitu berjumlah 20 orang,” ucapnya.
Operasi Pencarian Dilanjutkan Sampai Tanggap Darurat Berakhir
Basarnas menegaskan operasi pencarian dan pertolongan korban longsor di Cisarua tidak akan dihentikan meski telah berlangsung selama satu pekan. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil asesmen lapangan.
“Dari hasil asesmen kita, akhirnya kita memutuskan bahwa operasi pencarian dan pertolongan terus kita laksanakan dengan pelibatan semaksimal mungkin kekuatan,” kata Syafii.
Meski belum menentukan batas waktu pasti, Basarnas berharap seluruh korban dapat ditemukan sebelum masa tanggap darurat yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berakhir, yaitu pada 6 Februari 2026.
“Pemda mendeklarasikan tanggap darurat selama 14 hari sampai 6 Februari. Mudah-mudahan sebelum 14 hari kita sudah bisa menemukan semua korban,” harapnya.
Unsur SAR yang Terlibat
Operasi SAR longsor Cisarua Bandung Barat hingga kini masih melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, serta dukungan alat berat untuk mempercepat proses evakuasi di tengah kondisi medan yang berat.
Artikel Terkait
Rupiah Anjlok ke Rp17.420! Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah, Apa yang Terjadi?
Rupiah Anjlok ke Rp17.400! Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, IHSG Ikut Merah
Bukan Bos TV! Ternyata Ini Sosok di Balik Masuknya McDonalds ke Indonesia yang Kembali Viral
Rakyat Kaltim Bobol Pagar DPRD, Tuntut Audit Moral di Tengah Skandal Rp25 Miliar – Ketua Dewan Kabur ke Magelang