Video pertemuan ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram @lambe_anies pada Minggu (1/2/2026). Dalam video tersebut, Anies yang mengenakan kemeja abu-abu terlihat menghampiri dan mengajak foto bersama tiga orang yang kemudian diketahui sebagai anggota intel.
"Ayo bareng-bareng, yang tugas malah enggak difoto. Ayo foto bareng-bareng daripada sembunyi-sembunyi," ucap Anies dalam video tersebut.
Ketika ditanya asal tugas, mereka menjawab dari Korem dan Kodim Karanganyar. Anies pun berpesan, "Terima kasih dijagain, salam buat komandannya."
Juru Bicara Anies Baswedan, Sahrin Hamid, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan momen itu terjadi sebelum Anies meresmikan sebuah jembatan di Karanganyar.
Kunjungan Kerja Anies Baswedan ke Karanganyar
Kunjungan Anies Baswedan ke Karanganyar dalam rangka meresmikan Jembatan Titian Persatuan. Jembatan gantung ini menghubungkan Desa Sambirejo, Kecamatan Jumantono, dan Kampung Klotok, Kelurahan Bolong.
Anies menyebut pembangunan jembatan tersebut dibiayai secara kolektif melalui crowdfunding yang melibatkan lebih dari 20 ribu donatur. Pembangunannya juga melibatkan warga setempat secara gotong royong.
"Dengan adanya jembatan ini, diharapkan dapat meningkatkan interaksi ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan antar dua desa," kata Anies usai peresmian.
Kesimpulan: Pihak TNI melalui Kodam IV/Diponegoro menyatakan bahwa pertemuan antara intelijennya dengan Anies Baswedan di warung soto Karanganyar adalah kebetulan belaka dan tidak ada unsur pengawasan. Klarifikasi ini diberikan menanggapi video viral yang memicu spekulasi di masyarakat.
Artikel Terkait
Liu Xiaodong, Otak Pencurian 774 Kg Emas Ketapang: Kerugian Negara Tembus Rp 1 Triliun!
Surat Bunuh Diri Anak SD di NTT: Ini Bukti Nyata Kegagalan Negara Lindungi Masa Depan Anak?
Ancaman Militer AS ke Iran: Strategi Usang yang Picu Perang atau Akhir Hegemoni?
Izin SMA Siger Bandar Lampung Ditolak: Nasib Siswa dan Alasan Lengkap di Balik Penolakan Disdikbud