GMNI Pertanyakan Transparansi Impor Pick Up Mahindra: Ribuan Unit Sudah Tiba di Tanjung Priok
Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) mendesak kejelasan informasi terkait rencana impor massal 105.000 unit mobil pick up oleh PT Agrinas. Desakan ini muncul menyusul temuan fakta di lapangan yang dinilai bertolak belakang dengan pernyataan resmi pejabat.
Anomali Informasi: Pernyataan Penundaan vs Fakta di Pelabuhan
Ketua Bidang Geopolitik DPP GMNI, Andreas H. Silalahi, mengungkapkan adanya perbedaan mencolok. Pada 24 Februari 2025, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad secara resmi meminta PT Agrinas menunda impor kendaraan tersebut.
Namun, berdasarkan pantauan di lapangan dan laporan media, ribuan unit pick up merek Mahindra asal India justru telah lebih dulu tiba dan memenuhi area Pelabuhan Tanjung Priok.
Artikel Terkait
Dokumen Epstein yang Hilang: Bukti Kuat Transparansi AS Hanya untuk Rakyat Biasa?
Ibu Tiri di Sukabumi Aniaya Anak Tiri 12 Tahun Hingga Tewas: Motifnya Bikin Geram!
Geger! Suami Dwi Sasetyaningtyas Dikejar Utang LPDP Rp3,6 Miliar, Bunga Masih Berlari
Surya Paloh dan NasDem di Pilpres 2029: Poros Kunci atau Penentu Kekalahan?