"Saya usulkan kepada bapak presiden, cabut warga negaranya. Sekali lagi, cabut warga negaranya. Itu sudah menghina bangsa di dunia internasional," tandasnya.
Asal Mula Polemik
Polemik ini berawal dari unggahan Dwi Sasetyaningtyas di Instagram dan Threads yang memperlihatkan surat kewarganegaraan Inggris untuk anak keduanya. Dalam narasinya, Dwi menulis, "I know the world seems unfair. Tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu."
Unggahan tersebut viral dan menuai kecaman keras dari netizen, terutama karena Dwi adalah awardee LPDF. Banyak yang mempertanyakan etika pernyataannya mengingat ia pernah dibiayai oleh negara.
Profil dan Pengabdian Dwi Sasetyaningtyas
Dwi Sasetyaningtyas adalah Sarjana Teknik Kimia ITB yang melanjutkan studi S2 di Delft University of Technology, Belanda, jurusan Sustainable Energy Technology dengan beasiswa LPDP pada 2015-2017.
Selama masa pengabdiannya di Indonesia (2017–2023), Dwi tercatat telah menginisiasi berbagai program, seperti penanaman 10.000 pohon bakau, pemberdayaan ibu rumah tangga, terlibat dalam penanggulangan bencana di Sumatera, hingga membangun sekolah di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Artikel Terkait
THR PNS 2026 Rp 55 T Telah Siap, Tapi Kenapa Belum Cair? Ini Penjelasan Menkeu
LPDP Bakal Name and Shame Alumni Pengemplang Dana Beasiswa, Nilainya Capai Rp2 Miliar!
WNA China Dalang Utama Penipuan eTilang Palsu, Begini Modusnya yang Rugikan Korban Miliaran!
PDIP Bongkar Fakta Mengejutkan: Anggaran Pendidikan Dipotong Rp223,5 Triliun untuk Program Ini!