Korban mengaku dibujuk dengan iming-iming hanya akan diajak bermain dan berkeliling. Namun, situasi berubah saat pelaku mengajaknya masuk ke hotel.
"Pelaku tiba-tiba memeluk saya dan langsung menaiki tubuh saya. Dia menekan tubuh saya sehingga saya tidak bisa berontak dan berteriak," tutur korban mengenai kekerasan yang dialaminya.
Langkah Pendampingan oleh DP3A Kabupaten Bekasi
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bekasi segera mengambil langkah setelah menerima laporan melalui UPTD PPA pada 21 Februari 2026.
Pelaksana Tugas Kepala DP3A, Titin Patimah, menjelaskan bahwa korban dan orang tuanya telah datang memberikan keterangan lengkap pada 23 Februari 2026. Beberapa langkah segera diambil, antara lain:
- Pemberian pendampingan psikologis awal untuk pemulihan trauma.
- Asesmen hukum oleh tim advokasi UPTD PPA untuk korban dan keluarga.
- Pembentukan tim pendampingan komprehensif mencakup aspek psikologis, hukum, dan sosial.
- Koordinasi dengan pihak sekolah untuk memastikan hak pendidikan korban tetap terpenuhi.
- Koordinasi dengan Unit PPA Polres Metro Bekasi untuk sinergi proses hukum.
- Penyiapan tenaga psikolog klinis untuk pemeriksaan lanjutan sebagai bagian dari proses pemulihan dan pembuktian hukum.
Titin menegaskan komitmen DP3A untuk memberikan perlindungan maksimal dan memastikan seluruh hak korban terpenuhi. "Penanganan dan pendampingan akan terus kami laporkan secara berkala. Kami mengedepankan kepentingan terbaik bagi korban," tegasnya.
DP3A juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan identitas korban guna melindungi privasi dan kondisi psikologisnya. Saat ini, kasus ini masih dalam proses penanganan aparat penegak hukum.
Artikel Terkait
Syekh Ahmad Al Misry Terungkap: Modus Beasiswa, Pelecehan di Tempat Ibadah, dan Penyalahgunaan Ayat
Mata Andrie Yunus Terancam Buta: Benarkah Hanya Dendam Pribadi Seperti Klaim TNI?
Video Viral Zahra Seafood 6 Menit 40 Detik: Fakta Mengejutkan & Bahaya Link Palsu yang Mengintai
Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau: Serpihan Ekor Ditemukan, 8 Orang Masih Dicari!