Ustaz Abdul Somad Beri Peringatan Keras: Inilah Pesan untuk Anak Muda Usai Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau

- Jumat, 27 Februari 2026 | 15:50 WIB
Ustaz Abdul Somad Beri Peringatan Keras: Inilah Pesan untuk Anak Muda Usai Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau

Ustaz Abdul Somad Soroti Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau, Beri Pesan Tegas untuk Keponakan

Kasus pembacokan yang dilakukan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, Rayhan Muzaffar (21), terhadap Farradhila Ayu Pramesti (23) mendapat sorotan dari Ustaz Abdul Somad (UAS). Aksi penyerangan yang terjadi di kampus pada Kamis (26/2/2026) pagi itu dipicu karena penolakan cinta.

Melalui akun Instagram resminya, @ustadzabdulsomad_official, pada Jumat (27/2/2026), UAS menyampaikan kekecewaan dan renungan mendalam. Ia mengawali dengan menguraikan arti nama pelaku, Rayhan Muzaffar, yang dalam bahasa Arab berarti rezeki, ketenangan, dan orang yang beruntung.

"Aku melihatnya dalam pandangan seorang Ayah. Ayah yang memeluk cium anak buah hati limpahan kasih sayang. Gantungan harapan masa hadapan," tulis Ustaz Abdul Somad. "Walau aku tak punya anak perempuan. Tapi dua ponakanku perempuan. Ntah bagaimana hancurnya perasaan orang tua Faradilla Ayu melihat putrinya bersimbah darah."

Pergaulan Anak Muda dan Pesan dari Ibu

UAS menyatakan peristiwa ini adalah bukti pergaulan anak muda yang memprihatinkan dan harus menjadi perhatian semua pihak, terutama orang tua. "Peristiwa ini membangunkan kita dari lamunan panjang, dari politik sampai drakor dan dracin. Ada apa dengan anak remaja kita?" tanyanya.

Ustaz Abdul Somad kemudian teringat pesan almarhumah ibunya, Rohana, yang memberikan dua pilihan sebelum ia kuliah: menikah dengan modal kebun sawit atau fokus belajar. "'Kalau mau kuliah, betul-betul kuliah', begitu Mak dulu berpesan," kenangnya.

Ia juga memberikan pesan khusus untuk anak muda agar tidak mudah patah hati dan memiliki prinsip. "Jangan katakan, 'Engkaulah satu-satunya harapanku'. Tapi katakanlah, 'Kalau kau mau, ku pinang kau dengan bismillah. Kalau kau tak mau, bunga bukan setangkai... patah tumbuh hilang berganti'."

Pesan Khusus untuk Keponakan di Luar Negeri

Berangkat dari kejadian ini, UAS langsung menghubungi keponakan perempuannya yang sedang belajar di Kairo, Mesir. Ia memberikan peringatan tegas agar sang keponakan fokus belajar dan tidak main-main dalam hubungan dengan lawan jenis.

Halaman:

Komentar