Luhut Peringatkan: Harga BBM Bisa Melonjak Jika Indonesia Ikut Musuhi Iran, Ini Dampaknya!

- Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:50 WIB
Luhut Peringatkan: Harga BBM Bisa Melonjak Jika Indonesia Ikut Musuhi Iran, Ini Dampaknya!

“Ini berkaitan langsung dengan ekonomi kita,” katanya. Ia mengingatkan bahwa ketahanan energi nasional masih terbatas. “Berapa banyak cadangan energi kita? Gas dan minyak kita sangat dipengaruhi Selat Hormuz,” ujar Luhut. Pernyataan ini menekankan pentingnya menjaga stabilitas hubungan internasional untuk melindungi pasokan energi.

Simulasi Dampak Konflik: Harga BBM Bisa Naik?

Skenario terburuk adalah gangguan di Selat Hormuz, rute utama distribusi minyak dunia. Jika terganggu, sekitar sepertiga pengiriman minyak global terdampak dan memicu lonjakan harga.

Bagi Indonesia, dampak konflik Iran-Israel ini berpotensi menyebabkan:

  • Kenaikan biaya impor minyak mentah.
  • Tekanan besar pada subsidi energi dalam APBN.
  • Potensi kenaikan harga BBM di dalam negeri.
  • Lonjakan biaya transportasi dan harga barang (inflasi).

Langkah Antisipasi Pemerintah Indonesia

Untuk mengurangi ketergantungan pada gejolak energi global, pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi, antara lain:

  • Pengembangan dan perluasan penggunaan bahan bakar nabati (biofuel/BBN).
  • Percepatan program kendaraan listrik.
  • Diversifikasi sumber energi nasional dan pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT).
  • Program pencampuran biodiesel (B35/B40) untuk tekan impor solar.

Luhut mengajak semua pihak untuk tidak bersikap ekstrem. Kebijakan luar negeri Indonesia harus berpijak pada kepentingan nasional, terutama stabilitas ekonomi, energi, dan keamanan dalam negeri untuk melindungi kesejahteraan rakyat.

Halaman:

Komentar