Benarkah Ada Versi Rp10 Juta di Alibaba?
Harga Kollter ES1-X Pro di pasar AS justru tergolong premium, yaitu sekitar USD 7.500 atau setara Rp 127-130 juta. Lalu, dari mana angka Rp10 juta di Alibaba?
Beberapa kemungkinan logisnya adalah:
- Harga tersebut hanya untuk sasis kosong tanpa baterai dan motor penggerak.
- Merupakan harga dasar untuk pemesanan grosir dalam skala sangat besar (ribuan unit), bukan harga eceran unit siap pakai.
Oleh karena itu, klaim markup langsung dengan hanya merujuk harga Rp10 juta perlu dikaji lebih mendalam dengan mempertimbangkan kelengkapan produk dan skema pembelian.
Penjelasan Resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN)
Menanggapi polemik ini, Kepala BGN Dadan Hindayana memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa strategi merek yang digunakan berbeda-beda untuk setiap wilayah.
Unit yang digunakan di Indonesia bermerek Emmo sebagai merek lokal. Sementara pabrikan yang sama memasarkan produk dengan desain serupa di China, Eropa, dan Amerika dengan nama Tinbot atau Kollter. Dadan menegaskan bahwa spesifikasi motor yang dipesan untuk operasional di Indonesia telah disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi domestik.
Kontroversi pengadaan motor listrik MBG ini menyoroti pentingnya transparansi dalam pengadaan barang pemerintah. Masyarakat menantikan audit dan penjelasan detail lebih lanjut untuk memastikan tidak ada penyimpangan dalam penggunaan anggaran program strategis nasional ini.
Artikel Terkait
Sopir di Pelalawan Gantung Diri, Uang Jalan Ludes untuk Judi Online: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
16 Mahasiswa FH UI Ditampilkan di Forum Kampus: Ini Kronologi Lengkap Kasus Pelecehan Seksual yang Menggemparkan
KPK Tahan Ajudan Gubernur Riau, Ungkap Fakta Mengejutkan: Nama Saya Dicatut!
Krisis Kemanusiaan Kuba 2026: Blokade AS yang Gelapkan Havana & Picu Kecaman PBB