Dalam beberapa kesempatan, Dhani memang mengakui adanya dorongan atau sentuhan fisik ringan saat emosi memuncak. Namun, ia menolak jika tindakan tersebut dikategorikan sebagai KDRT.
Tidak Terbukti dalam Putusan Pengadilan
Konflik berkepanjangan antara Dhani dan Maia akhirnya berujung di meja hijau, hingga tingkat Mahkamah Agung. Dalam putusan yang ada, perkara yang dikabulkan hanya berfokus pada perceraian. Tidak ada putusan pidana yang secara spesifik menyatakan Ahmad Dhani terbukti melakukan KDRT.
Fakta hukum inilah yang kerap dijadikan dasar oleh Ahmad Dhani untuk menegaskan bahwa tuduhan KDRT tersebut tidak terbukti secara hukum dan hanya merupakan bagian dari drama rumah tangga.
Konflik Panjang dengan Banyak Versi
Perceraian Ahmad Dhani dan Maia Estianty pada tahun 2008 diwarnai dengan berbagai isu panas. Mulai dari tuduhan KDRT, perebutan hak asuh anak, hingga dugaan perselingkuhan dengan pihak ketiga.
Beragam narasi yang berkembang di media membuat publik terbelah. Sebagian pihak mempercayai pengakuan Maia, sementara lainnya mendukung Dhani yang merasa dirugikan oleh opini publik yang terbentuk.
Isu lama ini kembali mencuat setelah Dhani menyinggung masa lalu dalam unggahan media sosialnya. Ia bahkan menyebut adanya narasi yang sengaja dibangun selama bertahun-tahun dan tidak sesuai dengan fakta.
Artikel Terkait
Skandal ICE-MVM Terungkap: Kontraktor Penyiksa Guantanamo Kini Periksa Anak Imigran
Pengemudi Pajero Tabrak Lari Pedagang Buah Tak Ditahan, Ini Alasannya
Depresi Berat! Ammar Zoni Trauma Dipindahkan ke Nusakambangan, Kuasa Hukum Ajukan Banding ke Dirjen PAS
Ahmad Dhani Blak-blakan: Keluarga Besar Haramkan Bertemu Maia Estianty Selamanya!