Sultan Kemenaker Bongkar Skandal! Diminta Biayai Kampanye Mantan Menteri Rp200 Juta per Kegiatan

- Kamis, 07 Mei 2026 | 09:50 WIB
Sultan Kemenaker Bongkar Skandal! Diminta Biayai Kampanye Mantan Menteri Rp200 Juta per Kegiatan

POLHUKAM.ID - Terdakwa kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Irvian Bobby yang dikenal sebagai 'Sultan Kemenaker', mengaku pernah diminta untuk membiayai kegiatan kampanye mantan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah.

Pengakuan mengejutkan ini terungkap dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Rabu (6/5/2026). Awalnya, jaksa menggali informasi mengenai penggunaan dana nonteknis yang berasal dari Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3).

Bobby menjelaskan bahwa selama menjabat sebagai Kepala Seksi dan Sub Koordinator pada periode 2019 hingga 2022, ia diminta untuk menanggung seluruh biaya pengadaan blanko sertifikat K3.

"Dari seluruh koordinator?" tanya jaksa.

"Hanya di bagian saya, iya," jawab Bobby.

"Baik, terus?" tanya jaksa lagi.

"Setiap bulannya sekitar Rp200 juta untuk pembayaran blanko. Kemudian untuk kegiatan kedinasan dalam kota, setiap kegiatan kurang lebih Rp150 juta. Sementara untuk kegiatan luar kota, nilainya lebih besar, sekitar Rp200 juta per kegiatan," papar Bobby.

Dalam kesempatan yang sama, Bobby juga mengungkapkan bahwa ia pernah diminta oleh atasannya untuk mendanai kegiatan Ida Fauziah di daerah pemilihannya (dapil).

"Pada tahun 2024, saya diminta oleh Pak Heri untuk meng-cover kegiatan di dapil Bu Menteri. Itu di Jakarta Selatan, ada sekitar tiga kegiatan," jelas Bobby.

Halaman:

Komentar