Atas definisi itu, ia meminta dengan tegas jangan identikan radikalisme dengan Islam. Pasalnya, ia sendiri adalah muslim yang taat, dan tidak terima bila dicap radikal hanya karena menjalankan agama.
"Saya Islam, saya Haji. Saya tidak rela disebut radikal ketika saya menjalankan dengan fanatik agama saya," pungkasnya.
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
Data Pengadaan Kapal Berbeda: Menkeu Purbaya vs Menteri Trenggono, Siapa yang Benar?
Habib Bahar bin Smith Bebas Ditahan? Ini Alasan Polisi dan Upaya Damai yang Mengejutkan
Pajak Kendaraan Jateng Naik 60%! Ini Dampak Nyata ke Kantong Anda
Hasil Pemeriksaan Bonatua Silalahi Terungkap: 27 Pertanyaan Kunci Soal Ijazah Jokowi yang Bikin Heboh