“Pemerintah Indonesia sebaiknya segera meminta pemerintah Malaysia membuat pernyataan dan mengurus warganya yang sedang tersesat dengan pernyataan sesatnya itu, karena bisa membuat gejolak yang akhirnya merusak hubungan baik Indonesia Malaysia,” tegas Juru Bicara Partai Garuda ini.
Di sisi lain, Teddy berasumsi bahwa pernyataan Mahathir sama sekali tidak mewakilkan Pemerintah Malaysia. “Saya yakin, Malaysia tidak seperti itu, ini hanya pernyataan seorang yang mungkin terkena post power syndrom,” katanya.
“Sangat disayangkan, seorang Mahathir yang dulu seorang Pemimpin, kini menjadi seorang Pemimpi yang tersesat,” demikian kata Teddy Gusnaidi.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Rumah Ambrol, 3 Anak Putus Sekolah: Kisah Pilu Sudrajat yang Akhirnya Terangkat
Rumah Ambrol & 3 Anak Putus Sekolah: Kisah Pilu Sudrajat di Bojonggede yang Bikin Miris
Amnesty Internasional Bongkar Dampak Mengerikan Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS!
Amnesty Internasional Bongkar Dampak Mengerikan Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS