Dalam pertemuan itu, Jenderal Andika Perkasa juga membahas soal operasi Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) dan pemeliharaan alat utama sistem senjata (alutsista) TNI.
Jenderal Andika mengatakan akan ke Dubai, UEA, terkait kerja sama antarnegara, salah satunya penghubung dalam membuat kemitraan militer.
“Saya akan pergi ke sana. Alasan saya ingin mewujudkannya karena saya ingin bekerja sama lebih serius,” katanya.
Mantan Panglima Kostrad itu mengatakan bahwa kerja sama memang harus dilakukan. Sebab, ujar dia, hubungan G2G atau governmnet to government (pemerintah dengan pemerintah) sudah sangat bagus antara Indonesia dan UEA.
“Hubungan G2G di tingkat presiden sudah sangat dekat dengan UEA. Tanggapannya juga sangat positif dan banyak kemajuan dalam berbagai jenis kemitraan antara Pemerintah Indonesia dan UEA,” katanya.
“Jadi, saya akan sangat senang untuk menjembatani dalam membuat kemitraan militer dan juga menjadikannya kenyataan,” pungkas Jenderal Andika Perkasa.
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
Turis Australia Diperkosa Satpam di Bali: Kronologi Mengerikan di Balik Kamar Mandi Klub Malam
Presiden Prabowo Beri Perintah Rahasia ke Bahlil: Ini Strategi Darurat Minyak Imbas Perang Timur Tengah
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!