"Mendukung kesetaraan dan pengarusutamaan gender adalah kewajiban, bukan pilihan. Dengan begitu, menjadi tugas kita bersama lah untuk dapat mengkonstruksi ulang pandangan yang salah tersebut, tidak hanya karena potensi perempuan yang merupakan kekuatan untuk mencapai kemajuan bangsa, tetapi juga merupakan hak asasi manusia," tandas Menteri PPPA.
Sebagai bentuk komitmen pemerintah Indonesia dalam mempromosikan kesetaraan gender di dalam berbagai macam aspek kehidupan, Presiden Joko Widodo memberikan mandat kepada KemenPPPA untuk menuntaskan isu-isu prioritas melalui 5 (lima) Arahan Presiden dimana “peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan yang berspektif gender” menjadi hulu dari 5 (lima) Arahan Presiden. Arahan Presiden tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam agenda pembangunan Indonesia ke depan serta upaya mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu “mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan perempuan dan anak perempuan”.
"Untuk mencapai tujuan bersama yaitu ketahanan ekonomi bagi perempuan dan kesetaraan gender, tentunya tidak ada satu pihak pun yang dapat bekerja sendiri. Mari kita bersinergi dan berkolaborasi antar instansi, organsiasi, dan juga negara, serta saling bergandengan tangan, mengesampingkan ego masing-masing, untuk mencapai satu tujuan yang sama, yaitu perempuan yang tangguh, berdaya dan mandiri, apapun kondisinya," jelas Menteri PPPA.
Dalam kesempatan tersebut, salah satu pelaku UMKM perempuan, Junisa, menyampaikan bahwa untuk menjadi pelaku UMKM perempuan harus memiliki sifat tahan banting.
"Dukungan yang diberikan dari suami dan keluarga memiliki peran yang amat besar dalam menyukseskan usaha aksesoris dari batok dan kayu kelapa yang saya rintis. Pesan yang dapat saya sampaikan kepada pelaku UMKM lainnya adalah harus selalu mau berusaha mencari peluang, tahan banting, dan yang terpenting adalah tidak mudah menyerah," tutur Junisa.
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
Bareskrim Gerebek Markas Judol Internasional: 320 WNA Diringkus, Bos Masih Buron!
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia