Dalam pesan WA juga menjelaskan beberapa hari sebelum sebelum keberangkatan UAS ke Singapura yang sudah melalui berbagai persiapan dan memenuhi semua persyaratan. Mulai dari syarat izin, akomodasi transportasi hingga perjalanan pulang menggunakan kapal ferry melalui Batam.
Namun ketika sampai di pelabuhan tanah merah Singapore pukul 13.30, Senin (16/5/2022), UAS ditarik ke pinggir tempat orang lalu lalang. Sedangkan anggota keluarga lain akan keluar pelabuhan. UAS yang ingin memberikan tas berisi peralatan bayi ke istri berjarak lima meter, tidak diizinkan.
Setelah itu, istri UAS dan rombongan yang sudah hampir ke luar pelabuhan ditarik masuk lagi ke dalam imigrasi. Disinilah UAS kemudian dimasukkan ke ruang 1x2 meter, dengan atap jeruji selama 1 jam. Sementara itu, istri UAS dan rombongan berada di ruang lain. Baru kemudian pada pukul 17.30 UAS dan rombongan dipulangkan ke Batam dengan jadwal ferri terakhir.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras