Ia juga turun mengomentari pernyataan akun itu.
"Kalau gini kayaknya UAS sudah di-blacklist di Singapura. Negara maju selalu waspada dengan bibit radikalisme karena Syria dan Irak sudah hancur gara-gara paham radikalisme dibiarkan bebas berkembang. Tolong jaga negeri tercinta ini dari paham radikalisme!," pungkasnya.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Viral! Video Guru Bahasa Inggris di TikTok Ternyata Settingan? Waspada Link Berbahaya!
Ammar Zoni Diborgol & Dipindahkan ke Nusakambangan! Ini Alasan di Balik Pengamanan Super Ketat
Vanessa Nabila Kembali Viral! Ikut Mangkunegaran Run 2026, Netizen Heboh
Guru Ngaji di Surabaya Cabuli 7 Santri, Ternyata Kecanduan Film Porno Sejak Lama