Menurutnya, UAS merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang taat aturan dan ulama yang dihormati. Singapura pun tidak layak memperlakukan UAS seperti Senin kemarin.
"Kejadian ini penghinaan. Sangat tak pantas pihak Singapura memperlakukan UAS seperti itu termasuk 'deportasi' tanpa penjelasan," kata Fadli Zon melalui akunnya di Twitter, Selasa (17/6).
Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen DPR RI itu menuntut Dubes RI di Singapura untuk tidak kabur menyikapi persoalan yang menimpa UAS di negara berjuluk Singa itu. "Dubes RI di Singapura harus menjelaskan peristiwa ini dan tidak lepas tangan," beber dia.
Di sisi lain, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini menyebut UAS adalah ulama yang dihormati dan memiliki banyak jemaah di Indonesia. Oleh karena itu, dia memahami banyak orang protes kepada Singapura ketika negara itu melarang masuk UAS ke wilayah mereka.
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!