Peristiwa ini dinilai penggiat media sosial, Deni Siregar hanya sebagai bentuk kesialan. Dia memulai mengomentari dengan mengungkapkan jika malas mengomentari masalah yang tengah menerpa Holywings.
"Saya sebenarnya malas ya, karena gak penting-penting amat," aku Denny Siregar
Dia memulai dengan menjelaskan sejak kapan tempat hiburan tersebut makin dikenal.
"Namanya sempat naik daun karena sempat dirazia saat pandemi dan kemudian namanya viral. Hal ini yang dimanfaatkan oleh manajemen," ujar Denny
Salah satu masalah yang perlu dilakukan saat nama tengah viral yakni dengan terus melakukan hal yang bersifat kontroversial.
"Karena kalo tidak konversial maka target penjualan," sambung Denny Siregar.
Dia pun menjelaskan jika sistem bisnis tempat hiburannya ini jual merek atau franchise.
"Nah konsep kontroversial ini lah yang membuat Holywings tersandung. Mereka membuat promosi yang menyinggung umat, memakai nama dua orang suci disandingkan dengan minuman keras," sambung Denny.
Artikel Terkait
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan