Presiden Joko Widodo (Jokowi) menucri perhatian karena lawatannya yang menuju Ukraina dan bertemu dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy.
Langkah Jokowi ini disebut sebagai upaya diskusi perdamaian antara Ukraina dan Rusia yang memanas beberapa bulan ke belakang ini.
Menanggapi hal ini Plt Wakil Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menyebut Jokowi seharusnya mendamaikan Israel dan Palestina terlebih dahulu.
(Israel) terus membantai warga Palestina. Bukan Rusia didamaikan dengan Ukraina, tetapi boleh saja asal Israel berani untuk didamaikan," kata Novel dilansir dari JPNN.com, Jumat (1/7).
Dia menyatakan Rusia punya komitmen akan berhenti perang ketika Israel juga tidak menjajah Palestina.
"Jokowi mau mendamaikan Rusia bisa dicurigai bahwa ingin menghentikan juga ancaman Rusia ke Israel dan bisa dicurigai punya kepentingan terhadap Israel," kata Novel.
Artikel Terkait
Subsidi BBM Malaysia Tembus Rp 13,7 Triliun Per Bulan, Apa Penyebabnya?
7 Aplikasi Download Video Terbaik 2026: Gratis, Cepat & Bikin Penasaran!
Gus Yaqut vs KPK: Tawaran USD 1 Juta ke Pansus Haji DPR dan Skandal Kuota Rp 622 Miliar Terungkap!
Harga Pertalite Naik Usai Lebaran 2026? Ini Kata Pemerintah dan Faktanya!