Alasan pemerintah Singapura mengungkap bahwa pendakwah asal Riau itu gemar memberikan ceramah yang ekstrim dan menghina keyakinan agama lain, dan UAS juga dianggap mendukung bom bunuh diri dalam konflik Israel-Palestina.
Menangggapi itu, eksponen Islam Liberal dan kader PSI Guntur Romli menyindir kelakuan UAS yang tak sesuai dengan isi ceramahnya.
"Ngustad kok liburannya ke Singapore, kok gak ke Gaza, Suriah, Myanmar, Afghanistan, Yaman, jualannya daerah2 itu mulu kan," kata Guntur Romli.
Sementara itu, intelektual Islam moderat, Akhmad Sahal menjernihkan duduk perkara kenapa UAS bisa ditolak oleh negara tetangga tersebut.
"UAS ditolak masuk Singapore karena melecehkan Kristen. Dua pendeta Kristen pernah jg ditolak Singapore karena keduanya menghina agama lain, yakni melecehkan Islam.
Artikel Terkait
Viral! Alas Seprei Bunga di Video KKN Lombok Timur 13 Menit, Ini Fakta yang Terungkap
BPJPH Buka Suara: Daging Babi & Alkohol Boleh Dijual, Asal Patuhi Aturan Ini!
Toyota New Veloz Hybrid EV Resmi di Surabaya: Harga Mulai Rp 303 Juta, Ini Spesifikasi dan Keunggulannya!
Noel Bongkar Modus Jebak Pejabat: Purbaya Tinggal Sejengkal Lagi Masuk KPK!