Baru-baru ini viral di media sosial imbas dari pemberitaan di Majalah Tempo tentang isu penyelewengan dana umat yang dilakukan lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Isu ini kemudian ditanggapi beragam bahkan memunculkan tagar 'aksi cepat tilep' yang diplesetkan dari ACT. Selain itu muncul juga tagar 'jangan percaya act'.
Terkait hal ini, Presiden ACT Ibnu Khajar menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia.
"Permohonan maaf yang luar biasa sebesar-besarnya kepada masyarakat mungkin masyarakat kurang nyaman terhadap pemberitaan," ujar Ibnu dalam konferensi pers yang digelar di Kantor ACT, Jakarta Selatan, Senin (4/7/2022).
Artikel Terkait
Guru Dikeroyok Siswa di Jambi, Mediasi Gagal, Kini Saling Lapor Polisi!
SnapTik Aman atau Berbahaya? Ini 6 Rahasia Download TikTok Tanpa Watermark yang Wajib Kamu Tahu!
5 Syarat Rahasia SP3 Eggi Sudjana Terbit: Restorative Justice Jadi Jalan Keluar?
Gaji Fantastis Sri Mulyani di Gates Foundation? Ini Prediksi dan Tugas Rahasianya