Sebagai penutup, Menkeu berharap program secondment ke depannya dapat memperluas benchmarking dan referensi jaringannya sampai dengan BLU, swasta, hingga BUMN dan institusi lainnya. Selain itu, Menkeu juga mengajak para peserta agar terus memperbaiki Kemenkeu dan berbakti kepada negara dan bangsa Indonesia.
Sebagai informasi, pelaksanaan program secondment tahun 2021 telah melibatkan seluruh Unit Eselon 1 Kementerian Keuangan dan juga noneselon, Special Mission Vehicle (SMV), Bank Indonesia (BI), serta BUMN. Terdapat 54 output yang telah dihasilkan dengan mengusung 6 tema dan 27 subtema mengenai proses bisnis kinerja dan teknologi informasi pada SMV, pelayanan pengelolaan SDM, dan layanan informasi.
Beberapa capaian yang dihasilkan oleh program secondment antara lain potensi peningkatan penerimaan Rp132 miliar per tahun melalui penambahan infrastruktur medical center dengan skema pembiayaan kerja sama pengelolaan aset RSUP dokter Kariadi Semarang, program peningkatan ekspor UMKM melalui Desa Devisa dan Klinik Ekspor, peningkatan layanan konseling pegawai yang difasilitasi oleh konselor internal Kementerian Keuangan tersertifikasi, serta proses bisnis pengajuan permohonan perizinan besi atau baja secara single submission melalui sistem INSW.
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
Hary Tanoe & Dokumen Epstein: Benarkah Beli Rumah Trump dan Temui CIA Indonesia?
Ressa Rizky Rosano Buka Suara: Benarkah Sudah Nikah & Punya Anak di Usia 17 Tahun?
PPATK Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp155 Triliun: Devisa Negara Bocor ke Singapura?
Habib Bahar bin Smith Ditahan! Ini Pasal Berat yang Menghantuinya