Hal itu bisa berpengaruh terhadap penilaian masyarakat kepada koalisi yang terbentuk karena asal partai yang mengusung Jokowi dan SBY bisa menjadi pertimbangan.
"Para pemilih akan membandingkan hasil kepemimpinan saat ini. Parameter kepemimpinan di era SBY dan era Jokowi akan menjadi pembanding buat para pemilih," ucap dia kepada GenPI.co, Rabu (11/5/2022).
Dia menambahkan, SBY dan Jokowi sama-sama memimpin selama dua periode. Capaian keduanya pastinya disandingan untuk menentukan pilihan kepada calon presiden dan wakil berikutnya. Sebab, kedua pemimpin itu sudah tidak lagi bisa maju pemilihan presiden berdasarkan UUD 1945 hasil amendemen.
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!