Hal itu bisa berpengaruh terhadap penilaian masyarakat kepada koalisi yang terbentuk karena asal partai yang mengusung Jokowi dan SBY bisa menjadi pertimbangan.
"Para pemilih akan membandingkan hasil kepemimpinan saat ini. Parameter kepemimpinan di era SBY dan era Jokowi akan menjadi pembanding buat para pemilih," ucap dia kepada GenPI.co, Rabu (11/5/2022).
Dia menambahkan, SBY dan Jokowi sama-sama memimpin selama dua periode. Capaian keduanya pastinya disandingan untuk menentukan pilihan kepada calon presiden dan wakil berikutnya. Sebab, kedua pemimpin itu sudah tidak lagi bisa maju pemilihan presiden berdasarkan UUD 1945 hasil amendemen.
Artikel Terkait
Ressa Rizky Rosano Buka Suara: Benarkah Sudah Nikah & Punya Anak di Usia 17 Tahun?
PPATK Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp155 Triliun: Devisa Negara Bocor ke Singapura?
Habib Bahar bin Smith Ditahan! Ini Pasal Berat yang Menghantuinya
Rahasia Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Kunci: Isu Polri, Gaza, dan Pemberantasan Korupsi Terbongkar!