Terkhusus para pendakwah, di mana harus mengedepankan edukatif dan mencerahkan dalam ceramah bukan justru memecah belah.
"Kasus UAS clear, justru harus jadi pembelajaran banyak pihak khsusnya pendakwah lain untuk lebih kedepankan edukatif dan mencerahkan bukan memecah belah. Singapura negara maju dan berdaulat, tak ada ruang kebencian beda dengan kita," kata dia dari Twitter @muannas_alaidid yang dikutip Populis.id pada Kamis (19/5/2022).
Lebih lanjut, Muannas juga meminta UAS untuk instropeksi diri atas kejadiannya tersebut.
"UAS mestinya introspeksi dan sadar diri," katanya.
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!