Dirinya turut menyoroti fenomena saling lapor ke penegak hukum antarsesama peserta pemilu.
Menurutnya, hal tersebut acap kali digunakan dalam upaya menjatuhkan lawan politik.
"Justru yang penting ini, sering kali soal lapor-melaporkan antarcalon atau antarpesaing," terang dia.
Hasyim menuturkan aib dan kelemahan bisa digunakan untuk mejatuhkan lawan politik yang akan berkompetisi pada 2024.
"Supaya yang bersangkutan dikesankan, dicitrakan, seolah-oleh yang bersangkutan kena masalah hukum," tutur Hasyim.(*)
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras