"Kalau misalnya ada pagar roboh dan lainnya ya perbaiki saja. Tidak berarti stadion tidak layak," sebut Refly.
Bagi Refly, momen JIS yang dipersoalkan karena sulit sekali mengakui hasil kerja Anies. Dia mengkritisi pihak yang berseberangan itu tak punya niat terima kasih kepada Anies yang sudah membangun JIS.
"Datang itu tidak dengan niat berterima kasih kepada Anies yang sudah membangun stadion ini. Tapi, dengan niat untuk mencari kelemahan dan delegitimasi, susah sekali," jelas Refly.
Refly pun menyinggung proyek sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat yang malah tak dipersoalkan. Padahal, dari akses jelas banjir dan proyeknya pun jelas merugi.
"Padahal, akses jalan ke Mandalika itu banjir, proyeknya merugi lagi, meninggalkan utang. Itu gak dipersoalkan. Jadi, gitu ya," katanya.
Kemudian, Refly juga menyoroti keberadaan buzzer yang terus menyudutkan Anies di media sosial.
"Apalagi ditambah tingkah buzzer yang meremehkan, mendelegitimasikan Anies Baswedan. Coba bayangkan ya," tuturnya.
Sumber: viva
Artikel Terkait
Bareskrim Gerebek Markas Judol Internasional: 320 WNA Diringkus, Bos Masih Buron!
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia