Hal itu dikatakan oleh kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli dalam sebuah video yang ditayangkan di Cokro TV.
Guntur menuding selama ini UAS dikenal aktif mengampanyekan keunggulan penerapan negara Khilafah, ia juga selalu mencontohkan penindasan negara-negara Kafir yang selama ini menindas kaum Muslim di Afganistan, Palestina, dan Suriah.
Akan tetapi giliran mau liburan, UAS malah mengendap-endap ke 'negara kafir', yakni Singapura.
"Ada orang yang di ceramahnya mempromosikan khilafah tapi saat mau liburan, mau plesiran bersama istri mudanya, saat mau merayakan ultahnya mengendap-ngendap mau masuk ke Singapura. Ini yang disebut orang munafik promosi negara Khilafah tapi liburannya bukan ke Afganistan tapi ke Singapura," katanya.
Artikel Terkait
Bus Jemaah Umrah Indonesia Terbakar di Madinah, Begini Kronologi Selamatnya 24 WNI
Turis Australia Diperkosa Satpam di Bali: Kronologi Mengerikan di Balik Kamar Mandi Klub Malam
Presiden Prabowo Beri Perintah Rahasia ke Bahlil: Ini Strategi Darurat Minyak Imbas Perang Timur Tengah
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi