Terdapat dua titik pengawalan para pengunjukrasa dari polisi, antara lain di kawasan galangan kapal milik Ponpes Al Zaytun di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu.
Pengamanan titik kedua di depan Ponpes Al Zaytun. Sementara ini kata Fahri Siregar, sebanyak lebih kurang 50 massa aksi terpantau.
Aksi demonstrasi berlangsung aman dan kondusif dengan tujuan menyampaikan aspirasi agar Panji Gumilang segera ditangkap.
"Perkiraan massa 1.000 orang dan ini merupakan kali kedua aksi Aliansi Santri dan Rakyat Indonesia untuk Indramayu terkait ponpes tersebut," katanya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras