Penunjukan Luhut Binsar Pandjaitan menandakan Presiden tidak percaya kinerja Kementeruan Perdagangan. Menurut Achmad, sebaiknya Presiden Jokowi segera lakukan reshuffle. Terutama bagi para menteri yang mulai sibuk kampanye dan mengabaikan pekerjaannya.
"Kabinet pemerintahan Jokowi di tahun 2022 ini sudah tidak efektif lagi untuk menjadi kabinet kerja. Ini menjadi sebuah peringatan kepada presiden Jokowi, jika menterinya tidak fokus kerja dan juga Jokowi sendiri tidak percaya kepada menteri tersebut maka lebih baik diganti, bila tidak maka Presiden melakukan ketersia-siaan waktu dan ketersia-siaan anggaran," pungkasnya.
Sebelumnya, Luhut ditugaskan mengurusi polemik minyak goreng yang tak berkesudahan. Itu disampaikan oleh juru Bicara Menko Marves, Jodi Mahardi kepada Antara di Jakarta, Selasa (24/5/2022).
"Pak Menko Maritim dan Investasi diminta Presiden untuk membantu memastikan ketersediaan dan distribusi minyak goreng sesuai target, di daerah Jawa-Bali," kata Jodi Mahardi.
Pada tugas barunya, Luhut bersama timnya berkoordinasi dengan Kemenko Perekonomian sebagai lead coordinator.
Tugasnya melibatkan kementerian/lembaga teknis di antaranya Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Keuangan serta Satgas Pangan, BPKP, dan Kejaksaan Agung untuk pengawasannya.
Sumber: populis.id
Artikel Terkait
Kiai Pati Dilindungi! Pengacara Beberkan Upaya Tutupi Kasus Cabul Santriwati hingga Tawaran Suap Rp400 Juta
Bareskrim Selidiki Laporan Jusuf Kalla: Ada Misteri Dana Rp5 Miliar di Balik Isu Ijazah Jokowi?
Amien Rais Bongkar Rahasia di Balik Layar: Menko Ini Ngaku Tak Bisa Bertemu Prabowo karena Teddy Indra Wijaya
Minyakita Tembus Rp22.000! Pengamat Bongkar Biang Keroknya Bukan Minyak Sawit, Tapi Plastik