"Masing-masing partai punya kepentingan mengusung kadernya untuk jadi capres atau cawapres. Anies kan bukan kader partai, kecuali tak ada figur yang layak untuk diusung sebagai capres atau cawapres," ujarnya.
Terkait kemungkinan parpol yang melirik Anies, ia menilai Partai Deklmokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kelihatannya tertutup untuk Anies. Meski ada peluang tapi ia menilai sangat kecil kemungkinannya.
Kemudian, untuk posisi capres dari Gerindra juga kecil sekali bahkan tertutup bagi Anies kalau Ketua Umum Prabowo Subianto kembali menjadi capres.
"Saya kira parpol yang berpeluang mengusung Anies adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Tetapi PKS kan suaranya juga kecil, tidak memadai, sementara untuk membangun koalisi buat partai lain juga enggan," katanya.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240 Triliun! Ini Penyebab Utama Kenaikan 130%
Ahmad Dhani Bongkar Bukti ABC Perselingkuhan Maia Estianty dengan Bos TV: Saya yang Ceraikan Dia!
Prajurit TNI AL Baru Dilantik Tewas di Kapal Perang, Keluarga Temukan Luka Lebam dan Darah di Selangkangan
Rupiah Anjlok ke Rp17.420! Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah, Apa yang Terjadi?