"Masing-masing partai punya kepentingan mengusung kadernya untuk jadi capres atau cawapres. Anies kan bukan kader partai, kecuali tak ada figur yang layak untuk diusung sebagai capres atau cawapres," ujarnya.
Terkait kemungkinan parpol yang melirik Anies, ia menilai Partai Deklmokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kelihatannya tertutup untuk Anies. Meski ada peluang tapi ia menilai sangat kecil kemungkinannya.
Kemudian, untuk posisi capres dari Gerindra juga kecil sekali bahkan tertutup bagi Anies kalau Ketua Umum Prabowo Subianto kembali menjadi capres.
"Saya kira parpol yang berpeluang mengusung Anies adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Tetapi PKS kan suaranya juga kecil, tidak memadai, sementara untuk membangun koalisi buat partai lain juga enggan," katanya.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!