POLHUKAM.ID - Hasil otopsi terungkap mengenai kematian Dini Sera Afrianti yang tewas setelah dianiaya oleh Gregorius Ronald Tannur, anak dari anggota DPR RI asal NTT.
Tim forensik RSUD dr. Sutomo Surabaya, dr. Reni, menyatakan bahwa Gregorius Ronald Tannur sebelumnya mencoba menutupi perbuatannya dengan melaporkan kematian korban akibat asam lambung.
Namun, dr. Reni menegaskan dari hasil otopsi pada 4 Oktober lalu, korban sebenarnya meninggal bukan karena asam lambung yang kambuh.
Tim forensik menemukan sejumlah luka di berbagai bagian tubuh wanita asal Sukabumi, Jawa Barat itu.
Bukti juga menunjukkan adanya luka luar dan dalam, seperti memar di kepala (bagian belakang), leher (kanan dan kiri), serta anggota gerak atas.
Selain itu, terdapat luka di dada (kanan dan tengah), perut bagian bawah (kiri), lutut (kanan), paha atas hingga punggung (kanan).
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras