Ketidakpercayaan perusahaan-perusahaan itu kepada pemerintah membuat para pengusaha ogah menaruh kantor pusat di Indonesia.
“Kalau terjadi sesuatu, mereka tinggal lari saja,” tuturnya.
Refly bahkan menilai para perusahaan itu lebih memilih untuk meninggalkan aset di Indonesia dibandingkan harus berurusan dengan pemerintah.
“Kalaupun ada aset yang ditinggal, itu dinilai tak seberapa dibandingkan harta yang sudah didepositkan di luar negeri,” paparnya.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Habib Bahar bin Smith Ditahan! Ini Pasal Berat yang Menghantuinya
Rahasia Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Kunci: Isu Polri, Gaza, dan Pemberantasan Korupsi Terbongkar!
Ancaman Pistol Ussama ke Bayi Ressa: Fakta Kelam yang Ditutupi Denada Selama 24 Tahun
Santunan Rp15 Juta Cair! Ini Rincian Bantuan Lengkap Kemensos untuk Korban Banjir Sumatra