POLHUKAM.ID - Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi Banyuwangi melaporkan Sekjen PDIP Hasto Kristianto ke Polresta Banyuwangi, Kamis (21/3).
Laporan ini buntut viralnya video terkait netralitas penyelenggara pemilu. Dalam laporannya, warga menuding pernyataan Hasto dalam video yang beredar mengandung unsur kebohongan, bahkan dugaan fitnah.
Ada empat hal yang menjadi materi laporan warga. Mereka menilai pernyataan Hasto yang menyudutkan KPU dan Bawaslu ada unsur penggiringan opini menggagalkan hasil pemilu.
"Kami berharap Hasto bisa membuktikan pernyataannya terkait deligitimasi KPU dan Bawaslu yang dinilai tak netral.
Video pernyataan ini viral di media sosial,” kata Koordinator Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi, Moh. Saiful Rizal.
Selain menyudutkan penyelenggara pemilu, kata Rizal, dalam video yang beredar Hasto menyatakan Sirekap milik KPU sudah dikunci untuk memenangkan salah satu calon. “Dapatkah Hasto membuktikan ucapannya di video itu,” tudingnya.
Yang paling serius, menurut Rizal, dalam video Hasto menuding ada keberpihakan aparat TNI/Polri dalam pemilu kemarin.
Menurutnya, ini menjadi tudingan serius ke aparat pengamanan yang dinilai tak independen. “Kami berharap, aparat penegak hukum bisa bertindak dengan laporan ini. Video pernyataan Hasto ini memicu kegaduhan,” tegasnya. Dalam laporannya, warga melampirkan sejumlah barang bukti.
Diantaranya, tangkapan layar pernyataan Hasto yang sedang melakukan sebuah wawancara. Ada juga, link video yang beredar luas di jejaring media sosial. “Kami juga lampirkan data pendukung lainnya,” tutup Rizal.
Artikel Terkait
Ijazah Jokowi Akhirnya Terbuka: Apa yang Ditemukan KPU dan Mengapa Bonatua Masih Penasaran?
Isi Surat Rahasia Ammar Zoni ke Prabowo: Grasi atau Rehabilitasi?
Hyundai Targetkan Jual 2000+ Unit di IIMS 2026, Ini Model Andalan untuk Mudik Lebaran
Target Gila Hyundai di IIMS 2026: Serbu 2000+ Unit dengan Strategi Ramadan & Mobil Mudik Terlengkap!