"Ada satu kesamaan kita menempatkan paviliun yang sama. Walaupun tahun yang berbeda. Paviliun di Akmil jadi ada marwahnya. Yang ingin jadi presiden harus berusaha untuk tidur di paviliun," ujarnya.
Tak hanya itu, Prabowo mengatakan dirinya dan SBY juga pernah dilatih dan digembleng oleh salah satu tokoh militer Indonesia, Sarwo Edhie Wibowo. Untuk itu, Prabowo merasa dirinya dan SBY sudah terlatih menjadi pribadi yang kuat dan siap berjuang atas pembelajaran yang didapat dari para seniornya terdahulu.
"Itulah yang membuat kita kuat, saya berjuang untuk menjadi kokoh, tapi dalam perjalanan saya banyak belajar dari banyak senior," tutupnya.
Sumber: akurat
Artikel Terkait
Dino Patti Djalal Bongkar 4 Alasan Keras: Mediasi Prabowo untuk Iran-AS Mustahil Terwujud!
Makan Bergizi Gratis Berbelatung? 47 Dapur Disetop Operasi, Ini Fakta Mengerikannya
Anies Baswedan Buka Suara Soal Gugatan MK: Akhir Dinasti Politik di Indonesia?
SBY Buka Suara: Mampukah Trump & Khamenei Cegah Perang AS-Iran di 2026?