Dia menganggap ajang Formula E yang digelar Sabtu (4/6) belum bisa dikatakan sukses sebagaimana yang dipercakapkan publik. Menurut Giring, ingar bingar dan ramainya penonton Formula E yang hadir ke Ancol bukan tolok ukur sebuah acara sukses.
Menurut mantan vokasil Nidji itu, kesuksesan sebuah acara bertaraf internasional harus dilihat dari dampak ekonomi dan sosial ke masyarakat sekitar.
"Berhasil lihatnya dari mana? Apakah dilihat dari jumlah penontonnya, apakah dilihat dari jumlah keuntungannya, apakah dilihat dari dampak ekonominya ke masyarakat sekitar DKI Jakarta," kata Giring di kawasan Kuningan, Jakarta, Senin (6/6).
Dia pun meminta panitia penyelenggara Formula E dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus segera membuka ke publik apakah Formula E memberi keuntungan atau malah justru merugi. Giring berharap, ajang Formula E tidak membuat rugi keuangan daerah dan berujung menggunakan pajak rakyat untuk menutup kerugian tersebut.
Artikel Terkait
Bareskrim Gerebek Markas Judol Internasional: 320 WNA Diringkus, Bos Masih Buron!
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia