Tak hanya itu, Guntur Romli pun mengatakan, karena FPI sudah dilarang negara, maka bakal menjadi lucu ketika ada yang mengaku asli dan palsu.
“Krn FPI yg asli sdah dilarang, maka jadi bahan ketawaan kalau ada yg ngaku2 FPI paling asli & menuduh yg lain palsu,” tuturnya.
“Emang apa bukti mrk FPI asli? Terdaftar resmi, atau apa? Gak relevan. Poinnya kolaborasi Anies dgn FPI (yg asli) itu FAKTA,” lanjut Guntur Romli.
Tidak relevan istilah FPI asli & palsu saat ini. Krn FPI yg asli sudah dilarang Negara. Apalagi keterikatan Anies dgn FPI yg asli. Poinnya kolaborasi Anies dgn FPI yg asli itu tdk terbantahkan. Meskipun sdah dilarang, Anies jg tdk meralat keterikatan dia dgn mereka!!
Sumber: populis.id
Artikel Terkait
Investasi Strategis PT Metro Timur Indonusa: Mengapa Startup Gagal Meski Produknya Bagus?
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!